Rabu, 08 Maret 2017

Apakah Congek Bisa Disembuhkan ?

{Sebab} {tidak} {memunculkan} rasa sakit yang berarti, penyakit otitis media supuratif kronik (OMSK) atau congek, seringkali dianggap {remeh}. {Sedangkan|Meskipun|Walaupun|Meski} penyakit ini {membahayakan}, {sebab} {dapat} mengganggu pendengaran. {Pun|Malah|Malahan} {memunculkan} kematian {kalau|jikalau|bila|apabila|seandainya|sekiranya} infeksi menjalar ke otak Hal itu dikemukakan dr Zainul A Djaafar SpTHT dari Sub {Komponen} Otologi, {Komponen} THT FKUI/RSCM

{Sedangkan|Padahal|Meskipun|Walaupun} data kematian {dampak|pengaruh|imbas} OMSK belum ada, {tapi|melainkan|namun} diperkirakan cukup banyak. Di {Komponen} THT FKUI/RSCM pada 10 tahun terakhir, pasien yang meninggal {sebab} OMSK berkisar 3-7 orang per tahun. Penyebab kematian {sebab} {bakteri} menggerogoti {alat pendengar|alat pendengaran|kuping}, kemudian merambah ke jaringan otak dan {memunculkan} radang selaput otak (meningitis) atau {abses|bernanah|bisul} dalam otak atau {nanah|bernanah|bisul} otak.

{Berdasarkan} Zainul, OMSK atau congek {adalah|ialah|yaitu|yakni} infeksi {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} yang bersifat menahun. {Biasanya|Lazimnya} (95 persen) penyakit ini {bermula} dari kanak-kanak. \"Penyakit ini dipicu infeksi saluran {pernafasan} atas yang {acap kali|sering kali|tak jarang|kerap|kerap kali} menjangkiti {si kecil|buah hati}. {Kecuali} itu pada {si kecil|buah hati} {relasi|kekerabatan} antara {alat pendengar|alat pendengaran|kuping}, hidung, tenggorok, lebih pendek, lebih lebar dan {lokasinya} lebih mendatar, sehingga {bakteri} atau air susu yang ada di tenggorok {gampang} masuk ke {alat pendengar|alat pendengaran|kuping},\" papar Zainul.
{Tapi|Tetapi|Melainkan}, penyakit ini {acap kali|sering kali|tak jarang|kerap|kerap kali} {dikesampingkan|disampingkan|dipungkiri|dilalaikan|diacuhkan}, {sebab} masyarakat {berdaya upaya} {tidak} {membahayakan}, {dapat} sembuh sendiri serta malu ketahuan congek. Pada penderita dewasa {lazimnya|umumnya} {sebab} kurang perhatian, {semisal|seumpama|umpamanya|contohnya} berenang waktu batuk pilek, mengorek {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {hingga} gen-dangnya pecah, atau kecela-kaan lalu lintas, sehingga {bakteri} {dapat} masuk.

{Bakteri} yang masuk {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {ialah|merupakan|yaitu|yakni} {bakteri} yang banyak di tenggorok, hidung dan sinus, {adalah|ialah|merupakan|yakni} {bakteri} coccus seperti Staphilococcus, Pneumococcus, Streptococcus. {Si|Kecil|Buah|Hati} {acap kali|sering kali|tak jarang|kerap|kerap kali} kena infeksi {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} yang sifatnya akut. Gejalanya panas dan kejang. Infeksi ini {kalau|jikalau|bila|apabila|seandainya|sekiranya} diobati dengan {bagus} {dapat} sembuh. {Jika|Jikalau|Bila|Apabila|Seandainya|Sekiranya} {tak}, gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {dapat} pecah dan keluar air. {Kalau|Jikalau|Bila|Apabila|Seandainya|Sekiranya} lebih dari dua bulan disebut penyakit kronis, {lazimnya|umumnya} berlanjut {hingga} {umur} lebih tua.


Gangguan pendengaran
Infeksi {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {tidak} {cuma} di negara berkembang, {tapi|melainkan|namun} juga di negara maju. {Tapi|Melainkan|Namun} {sebab} tingkat kesadaran {kepada} kesehatan di negara maju lebih tinggi, infeksi {langsung|lantas|seketika} {diselesaikan|dipecahkan|dituntaskan} sehingga {tidak} berlarut.

{Sedangkan|Padahal|Meskipun|Walaupun} gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} pecah, lanjut Zainul, {kalau|jikalau|bila|apabila|seandainya|sekiranya} diobati dengan {bagus}, {dapat} sembuh {total} dan gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} menutup kembali. {Tapi|Tetapi|Melainkan}, {jika|jikalau|bila|apabila|seandainya|sekiranya} {telah} berlarut {dibutuhkan} operasi (timpanoplasti). {Adalah|Ialah|Merupakan|Yakni} operasi untuk menghilangkan infeksi, mencegah komplikasi, serta mencangkok kembali {komponen} yang rusak, seperti gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} dan tulang-tulang pendengaran.

\"{Kalau|Jikalau|Bila|Apabila|Seandainya|Sekiranya} infeksi {telah} lama, tulang-tulang pendengaran {telah} rusak juga rumah siput di {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} dalam, {karenanya} gangguan pendengaran {tidak} {dapat} pulih,\" ujar Zainul. \"Operasi {dilaksanakan|dijalankan|dikerjakan} {menerapkan|memakai|mengaplikasikan} mikroskop dengan pembesaran 16-40 kali (microsurgery) {via|melalui|melewati} belakang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping}. Bekas luka {sirna} sekitar tiga-empat bulan.\"



Bagaimana Mengobati {Alat|Pendengar|Alat|Pendengaran|Kuping} {Basah}
{Sebagian} pasien mengeluh {persoalan|problem|dilema|keadaan sulit|situasi sulit|permasalahan} dengan {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} mereka yang {acap kali|sering kali|tak jarang|kerap|kerap kali} {basah} berulang (istilah {umum|biasa|lazim} : congek / torek). {Biasanya|Lazimnya} {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} yang {acap kali|sering kali|tak jarang|kerap|kerap kali} {basah} berulang {dampak|pengaruh|imbas} gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} yang robek.

Pengobatan {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} yang {basah} {seharusnya|semestinya|patut|sepatutnya|wajib|mesti} {dilaksanakan|dijalankan|dikerjakan} secara teratur {hingga} kering, {sebab} {jika|kalau|jikalau|bila|seandainya|sekiranya} {acap kali|sering kali|tak jarang|kerap|kerap kali} {basah} berulang {bisa} menyebabkan pendengaran akan berkurang secara {berjenjang} dan yang lebih {membahayakan} {bisa} mengakibatkan infeksi ke otak.
Pengobatan {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {basah}, tergantung dari lama dan seringnya infeksi serta besar kecilnya gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} yang robek.

{Lazimnya|Umumnya} akan {diberi|dikasih} obat tetes {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} dan obat minum untuk mengurangi infeksi.  {Jika|Kalau|Jikalau|Bila|Seandainya|Sekiranya} {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {konsisten} {basah} lebih dari 3 bulan terus menerus {sesudah} diobati dengan teratur, {lazimnya|umumnya} {dibutuhkan} {perbuatan} operasi untuk membersihkan infeksi pada {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {komponen} tengah {hal yang demikian}.

Pada gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} robek yang {tak} terlalu besar {dapat} dilalukan operasi penutupan gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping}, {sesudah} infeksi sembuh.    Infeksi {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} yang {telah} lama dan berulang {lazimnya|umumnya} gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping} {telah} {tak} ada lagi, {biasanya|lazimnya} {susah} untuk {dilaksanakan|dijalankan|dikerjakan} penutupan gendang {alat pendengar|alat pendengaran|kuping}.


Senin, 06 Februari 2017

Obat Yang Ampuh Mengobati sakit Lutut

Siapa saja {dapat} terkena gangguan sakit lutut, mulai dari cedera {ketika|dikala} berolahraga, gangguan tulang, {sampai} penurunan {keadaan|situasi} {dampak|pengaruh|imbas} {umur}. {Tetapi|Melainkan|Namun} jangan {kuatir|cemas}. {Sebagian} {keadaan|situasi} sakit lutut {bisa} {diselesaikan|dipecahkan|dituntaskan} dengan {gampang}, sehingga Anda {bahkan|malah|malahan} {dapat} {pesat|kencang} pulih dan nyaman dalam {berkegiatan|berkesibukan}. {Info|Informasi|Kabar|Isu} {bagusnya|pantasnya} lagi, hal ini {bisa} Anda lakukan sendiri di rumah.

Penanganan di rumah {bisa} {membikin} Anda terhindar dari {sembab} {ataupun} kekakuan {member} gerak. Berikut ini langkah-langkah yang {bisa} Anda terapkan:

Baca Juga
Hati-Hati {Kalau|Jikalau|Bila|Apabila|Seandainya|Sekiranya} Mengobati Nyeri Ulu Hati
Kencing {Abses|Bernanah|Bisul} Apakah Gonore?
Penyebab Istri Menolak {Berkaitan|Terkait} Intim
Istirahatkan {zona} yang nyeri
{Stop} atau {istirahat} {sejenak} dari {kegiatan|kesibukan} yang {dapat} menyebabkan sakit lutut Anda bertambah. {Saat|Dikala} sedang beristirahat, Anda {bisa} mengganjal lutut dengan bantal.

Berikan es batu
Pemberian es batu {bisa} mencegah atau setidaknya meminimalkan pembengkakan {dampak|pengaruh|imbas} cedera jaringan yang mengenai lutut. Tempelkan es yang {telah} dibebat oleh kain pada lutut selama 10 {sampai} 20 menit, sebanyak 3 kali atau lebih dalam sehari. Dalam 48 {sampai} 72 jam pertama {sesudah} terjadi cedera, hindari {melaksanakan|menjalankan|mengerjakan} hal-hal yang {bisa} meningkatkan pembengkakan, seperti: mandi air panas, berendam dengan air panas, {maupun} minum alkohol. {Jika|Kalau|Jikalau|Bila|Seandainya|Sekiranya} {sembabnya} {sirna}, tempelkan balsam atau koyok hangat kemudian lakukan gerakan ringan untuk menjaga fleksibilitas sendi.

Kompresi
Membalut lutut yang sakit dengan perban elastis {berkhasiat|bermanfaat} untuk meredakan atau mengurangi {sembab}. Jangan membalut terlalut ketat, {sebab} {bisa} mengakibatkan {sembab} yang lebih parah.          

Pemberian obat-obatan antinyeri mungkin {berkhasiat|bermanfaat} pada {sebagian} kasus. {Tapi|Tetapi|Melainkan}, perlu diingat bahwa pemberian obat antinyeri {seharusnya|semestinya|patut|sepatutnya|wajib|mesti} di bawah pengawasan dokter untuk menghindari efek samping

Baca Juga :

Minggu, 05 Februari 2017

Waktu Yang Tepat Untuk Makan Buah Buahan

Buah {tidak} diragukan lagi menjadi makanan sehat yang {harus|seharusnya|semestinya|patut|sepatutnya|mesti} dikonsumsi secara rutin. {Kecuali} {melihat|mengamati|memandang} {kesejukan} buah yang dikonsumsi, memilih {tipe|macam|ragam|variasi} buah untuk dikonsumsi di jam-jam tertentu juga penting, lho. Tujuannya, {supaya} tubuhmu {dapat} {mengabsorpsi|meresap} manfaat buah dengan {optimal}.

\"Buah yang tinggi kalori {bagus} dikonsumsi di pagi hari {sebab} {berkhasiat|berguna} untuk memberikan suntikan {tenaga|daya|kekuatan}. Sementara {ketika|dikala} di malam hari, hindari {mengkonsumsi} buah yang tinggi kalori dan kandungan asam,\" {jelas} Deepshikha Agarwal, seorang {spesialis|pakar} {nutrisi} di Mumbai seperti {diinfokan|diinformasikan|diberitakan|dikabarkan} dari care2.com.

Berikut {ialah|merupakan|yaitu|yakni} {sebagian} {anjuran|saran} waktu yang {pas|ideal} untuk {mengkonsumsi} buah yang dikombinasikan dengan {tipe|macam|ragam|variasi} buahnya.

Pagi - buah tinggi {tenaga|daya|kekuatan}
Sarapan buah di pagi hari menjadi {tradisi|budaya|adat istiadat|kultur} yang belum {biasa|lazim|awam}. {Sedangkan|Meskipun|Walaupun|Meski} sarapan buah {bagus} untuk kesehatanmu {karena} di pagi hari perut masih kosong sehingga {gizi} buah {dapat} {diresapi} dengan {optimal}.

{Sebab} di pagi hari {kau} butuh suntikan {tenaga|daya|kekuatan}, pilih {tipe|macam|ragam|variasi} buah yang kaya kalori seperti pir, apel, melon, serta pisang.

{Petang} - buah tinggi kandungan air
Tingkat metabolisme tubuh cenderung menurun {sesudah} pukul 18.00 sehingga {kesanggupan|kecakapan} tubuh untuk membakar kalori akan melambat. Sehingga buah tinggi kalori seperti mangga {tak} boleh dikonsumsi. Sebaliknya, pilih buah seperti semangka, jeruk, ceri, dan stroberi untuk dikonsumsi.

Malam - buah rendah kalori
{Mengkonsumsi} buah di malam hari {dapat} dibilang agak tricky. {Karena} pemilihan buah tinggi kalori untuk dimakan pada waktu malam {dapat} {membikin} {kau} mengalami kegemukan. Sebaiknya pilih buah seperti semangka, ceri, delima, atau jeruk yang juga {berkhasiat|berguna} dalam {mengembangkan|mengoptimalkan} {pengerjaan|pelaksanaan|cara kerja|progres} detoksifikasi tubuh.

{Kecuali} waktu di atas, {kau} {dapat} memakan buah {ketika|dikala} brunch {adalah|ialah|merupakan|yakni} antara jam 9-11. Di waktu {hal yang demikian} {ialah|merupakan|yaitu|yakni} {ketika|dikala} yang {bagus} untuk {mengkonsumsi} buah-buahan seperti jeruk dan mangga.